BROWN PAPER PROCESS MAPPING

Process Mapping adalah inti dari semua organisasi lean. Ini adalah dasar bisnis Anda dan ini adalah kunci kesuksesan Anda atau kehancuran bisnis Anda. Seringkali saya bekerja dengan organisasi yang tidak memiliki pemahaman yang jelas tentang proses mereka. Saya tidak membicarakan Value Stream Mapping, Standard Operating Procedures atau Preferred Methods. Process mapping merupakan pemetaan awal, dalam bentuknya yang paling dasar. Berikut segitiga metode yang dipakai.

saya akan berfokus pada langkah-langkah inti untuk menyelesaikan piramida di atas dengan sukses. Semua organisasi yang memiliki fokus Lean harus segera menyelesaikan langkah ini. Jika organisasi Anda telah menyelesaikan beberapa tugas ini, namun tidak semuanya, maka mulailah dari tempat organisasi Anda tinggalkan. Jika organisasi Anda sudah memiliki ini, itu adalah saat yang tepat untuk meninjau dokumen-dokumen ini karena proses terus berubah dan disesuaikan dengan lingkungan bisnis dan permintaan pelanggan yang senantiasa berubah.

SEKILAS : PROCESS MAPPING

Process Mapping adalah Adalah jantung setiap organisasi dan mendefinisikan tugas apa yang harus diselesaikan agar menghasilkan keluaran apa pun. Entah itu akuntansi, sumber daya manusia, operasi, atau layanan pelanggan, semuanya melibatkan proses dan semuanya harus didokumentasikan.

Salah satu metode untuk pementaan proses adalah menggunakan teknik “Brown Paper”

SEKILAS : BROWN PAPER

PROCESS MAPPING menggunakan teknik “brown paper” melibatkan pemetaan fisik proses bisnis dan operasi Anda di dinding ruang rapat di selembar kertas cokelat yang sangat besar dengan catatan Post-it. Setiap warna catatan Post-it melayani suatu tujuan:

  • GREEN : Langkah proses individu dalam melaksanakan tugas
  • YELLOW : Keputusan atau rekomendasi
  • PINK : Peluang atau poin perbaikan/peningkatan

Klien yang menggunakan proses ini sangat menyukai metode PROCESS MAPPING BROWN PAPER karena beberapa alasan:

    1. Seluruh perusahaan terlibat dalam proses tersebut.

    2. Gudang, akuntansi, penjualan, pembelian, dan asosiasi transportasi semuanya terlibat dalam prosesnya.
    3. Setiap tim memiliki waktu satu jam untuk berinteraksi di dalam ruangan dan mendokumentasikan proses yang mereka gunakan setiap hari.
  1. Ini memberi pandangan holistik tentang proses yang terlibat dalam menjalankan operasi sehari-hari Anda.
  2. Ini secara visual menarik. Semua warna berbeda post-nya berarti sesuatu yang berbeda, membuat peluang mudah dikenali sekilas.
  3. Ini memberikan latihan langsung yang memberi energi pada tenaga kerja internal Anda untuk mulai menemukan peluang untuk memperbaiki proses dan proses perusahaan secara keseluruhan.
  4. Associates mampu mengidentifikasi bagaimana proses mereka saling terkait dengan bidang bisnis lainnya dan menciptakan rasa kepemilikan dan kualitas.


Setelah Anda menyimpulkan PROCESS MAPPING BROWN PAPER anda, Anda harus menyelesaikan prosesnya di atas kertas. Cara mudah untuk mendokumentasikan proses adalah dengan menggunakan Microsoft Visio. Tempatkan satu proses pada setiap tab Visio dan distribusikan ke pemilik proses yang sesuai untuk ditinjau. Buatlah pembaruan yang dibutuhkan dan bersiaplah untuk Tahap Dua dalam hirarki yakni : VALUE STREAM MAPPING.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s